c. 1860–1900
Impresionisme muncul di Perancis tahun 1860-an sebagai terobosan radikal dari lukisan akademik. Para seniman menangkap momen cahaya dan atmosfer yang sekilas dengan sapuan kuas yang longgar dan warna murni yang diaplikasikan langsung ke kanvas.
Seniman & Karya
Claude Monet
Claude Monet adalah tokoh penentu Impresionisme Perancis, melukis subjek yang sama berulang kali untuk menangkap pergeseran cahaya. Seri Nymphéas terakhirnya, dilukis saat hampir buta, mengantisipasi Ekspresionisme Abstrak setengah abad lebih awal.
Lihat biografi →
Pierre-Auguste Renoir
Pierre-Auguste Renoir membawa kehangatan dan joie de vivre ke Impresionisme. Figur-figurnya berkilau dengan cahaya berbintik, menangkap kesenangan kehidupan Paris dengan luminositas yang menjadikannya salah satu seniman paling dicintai di eranya.
Lihat biografi →
Edgar Degas
Edgar Degas menolak label ‘Impresionis’ namun berpameran bersama kelompok tersebut sepanjang tahun 1870-an dan 80-an. Kejeniusannya terletak pada pemotongan radikal, komposisi asimetris, dan penggambaran kehidupan modern dari sudut tak terduga.
Lihat biografi →
Gustave Caillebotte
Gustave Caillebotte melukis Paris dari sudut pandang yang tak terduga, hampir seperti fotografi, paling terkenal dalam Paris Street; Rainy Day, sambil menggunakan kekayaan pribadinya untuk membeli karya sahabat-sahabatnya yang kesulitan seperti Monet dan Renoir. Hibah koleksinya kepada negara Perancis membentuk cara dunia memahami Impresionisme hingga saat ini.
Lihat biografi →
EN
JA
ID