c. 1880–1910
Post-Impresionisme menggambarkan karya beragam seniman yang membangun di atas Impresionisme sambil bergerak menuju ekspresi emosional, simbolis, atau struktural yang lebih besar.
Seniman & Karya
Vincent van Gogh
Vincent van Gogh menghasilkan lebih dari 2.000 karya hanya dalam satu dekade aktivitas artistik. Gaya pribadinya yang intens dengan sapuan kuas berputar dan warna yang ditingkatkan mengekspresikan keadaan emosional secara langsung. Pengaruhnya pada Ekspresionisme dan lukisan modern tidak ternilai.
Lihat biografi →
Frances Hodgkins
Frances Hodgkins meninggalkan Selandia Baru menuju Eropa dan menjadi salah satu seniman pertama dari kawasan Pasifik yang meraih pengakuan internasional, menyerap warna dan struktur Post-Impresionis sebelum mengembangkan gaya lukisan benda mati longgar dan semi-abstraknya sendiri. Ia kemudian mengajar satu generasi modernis Inggris dan tetap menjadi pelukis Selandia Baru paling terkenal di luar negeri.
Lihat biografi →
Paul Cézanne
Paul Cézanne mengurai lukisan menjadi bidang-bidang warna dan struktur geometris, mencari tatanan tersembunyi di balik penampakan melalui studi obsesifnya terhadap Mont Sainte-Victoire dan lukisan benda mati yang tenang. Picasso dan Braque sama-sama menyebutnya bapak seni modern, menjadikan karya akhirnya sebagai akar langsung Kubisme.
Lihat biografi →
EN
JA
ID